TUGAS UKM BAKSO TAMAN GLORIA CIKARANG


TUGAS LAPORAN HASIL WAWANCARA
UKM (BAKSO TAMAN GLORIA CIKARANG)






DOSEN MATA KULIAH: INNA NISAWATI, SE, M.M.

NARASUMBER :                                       BAPAK ABDUL MANAN
KELOMPOK :

1.   ANDI ARYANTO                                               NIM   111710065
2.   MENTARI AGUSTINA                                      NIM   111710334
3.   SHERLEEN JOHANNA AMELINDA                NIM   111710213
4.   SYNTIA SYABANI                                            NIM   111710086
5.   TJUT DARA NAIDA                                         NIM   111710070

UNIVERSITAS PELITA BANGSA
JURUSAN MANAJEMEN
KELAS MA.17.B2.1
2017 / 2018



KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan tugas wawancara tentang Usaha Kecil Mandiri dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada Ibu Inna Nisawati SE, M.M selaku Dosen mata kuliah Manajemen Kewirausahaan Pelita Bangsa yang telah memberikan tugas ini kepada kami.
Kami sangat berharap laporan ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita tentang UKM (Usaha Kecil Mandiri).Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam laporan ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna.
Semoga hasil laporan sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya.Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya.Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan.


Cikarang, 04 Juni 2018


Penyusun

BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat maka diperlukan peran serta para pelaku ekonomi atau para pengusaha sesuai dengan bidangnya masing-masing.Demikian juga, dorongan dan motivasi baik dari pemerintah maupun masyarakat terhadap pengusaha terutama usaha kecil dan menengah demi meningkatkan kesejahteraan keluarga khususnya dan ekonomi masyarakat pada umumnya.Maka dari itu penulis mencoba melakukan observasi lapangan atau langsung bertemu dengan salah satu pengusaha kecil yang menurut penulis dianggap sukses sehingga penulis melakukan wawancara untuk mengetahui sejauh mana usaha dan upaya peningkatanekonomi keluarganya dan bagaimana peran serta masyarakat di lingkungan atau wilayah setempat.
B.   Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan pada laporan hasil observasi wawancara ini, sebagai berikut:
Bab I. Pendahuluan, meliputi :
A. Latar Belakang Masalah
B. Sistematika Penulisan
C. Tujuan Penulisan Observasi.
D.Pemilihan materi dan hasil Observasi UKM
E. Waktu dan tempat
Bab II. Laporan Hasil Observasi atau Wawancara, meliputi :
A. Sejarah Pemilik dan Berdirinya Usaha.
B. Modal dan Keuntungan
C. Peran Keluarga dan Masyarakat.
D. Bukti / Hasil Wawancara Langsung.
E. Kelemahan dan Kelebihan UKM
Bab III. Kesimpulan dan Saran

C.  Tujuan Penulisan dan Observasi
Tujuan penulisan dan observasi ini adalah ;
1.      Untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen pada mata kuliah manajemen kewirausahaan semester II tahap 3 jurusan manajemen di Universitas Pelita Bangsa Tahun Ajaran 2017
2.      Untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan dibidang kewirausahaan.
3.      Ingin mengetahui sejauh mana usaha peningkatan ekonomi masyarakat terutama pengusaha kecil menengah.

D. Pemilihan Materi Dan Hasil Observasi UKM

1. UKM “Laundry Harum” di Cikarang Pasir gombong
Hasil : Narasumber tidak bersedia di wawancarai.






2. UKM “Toko Sepatu” di Jababeka Pintu 11
Hasil : Narasumber tidak memberikan informasi selengkapnya.


3. UKM “Mother Juice” Pasir gombong
Hasil : Narasumber terutama pemilik usaha sedang tidak berjaga, untuk karyawan yang berjaga tidak mengetahui pasti awal mula usaha tersebut.





4.      UKM “Bakso Taman Gloria” Cikarang Baru
Hasil : Narasumber bersedia untuk di wawancarai dan kami bersepakat untuk memilih usaha tersebut dari hasil observasi actual lapangan kami.

E.  Waktu dan Tempat Wawancara
Hari                 : Minggu
Tanggal           : 03Juni 2018
Waktu             : 20.00 s/d Selesai
Tempat          : (UKM Bakso Taman Gloria) Jalan Tapir VI-VII Rt 06/Rw10 Cikarang Baru.




BAB II
LAPORAN HASIL OBSERVASI  DAN WAWANCARA

A.  Sejarah Pemilik dan Berdirinya Usaha
Nama pemilik usaha           : Abdul Manan (57 Tahun)
Lahir                                       : Karawang, 21 Oktober 1961
Adapun berdirinya usaha kecil/ menengah ini sejak tahun 2000. Kemudian seiring dengan waktu, pada tahun itu terjadi krisis moneter yang menyebabkan harga sembako dan bahan baku meningkat sehingga keuntungan semakin menipis dengan memiliki usaha Pedagang Buah Segar di Pasar Induk Jakarta. Pada akhirnya beralih usaha menjadi penjual Bakso yang dibuat dan di produksi sendiri bersama keluarga. Kemampuan tersebut untuk membuat  bakso super lezat di dapat dari temannya asal setu seorang penjual tukang bakso, Bapak Manan memiliki tekat dan insting yang kuat untuk ikut serta dalam bisnis tersebut yang awalnya mencoba ikut dengan temannya sebelumnya Bapak Manan Penjual bakso keliling disekitar daerah Jababeka memiliki pelanggan yang cukup banyak dari kalangan ibu rumah tangga, anak sekolah dan mahasiswa seiring berjalanya waktu dengan bertambahnya usia Bapak Manan Mencoba untuk mencari tempat khusus untuk berjualan agar tidak perlu berkeliling. Pada tahun 2003 Bapak Manan memberanikan sendiri membuka usahanya dengan bermodalkan secukupnya dari hasil tabungan selama ini di dapat dari usaha sebelumnya yaitu usaha penjual buah segar di pasar induk Jakarta dan usaha bakso keliling.

B.   Modal dan Keuntungan
Modal Awal Bapak Manan Rp. 7.000.000 untuk membeli gerobak, mangkok, sendok, dan lain-lainnya.  Sewa tempat perhari Rp. 10.000, untuk 1 porsi mangkok di bandrol seharga Rp. 15.000 untuk kisaran 1 hari = menghabiskan dagangan mencapai 35-50 porsi mangkok per/hari, dengan modal belanja per/hari Rp. 600.000. keuntungan yang didapat senilai berkisar Rp. 100.000- Rp. 200.000 per/hari, penghasilan perbulan di dapat berkisar Rp. 3.500.000 – Rp 4.500.000 per/bulan.

C.  Peran Keluarga dan Masyarakat
Sejak mulai berjualan di depan perumahan taman Gloria Cikarang yang dikenal dengan Bakso Remangdan sekarang diberi nama  Bakso "Taman Gloria"yang memiliki sejarah tempat berdagang bagi pemilik dan pembeli. Masyarakat baik dari tetangga sendiri maupun pendatang yang jauh dari tempat tinggalnya berdatangan untuk membeli bakso tersebut mendengar kabar bahwa bakso ditempat tersebut disamping rasanya nikmat dan lezat harganya relatif standar. itulah peran masyarakat terhadap kelancaran penjualan usaha bakso tersebut yang dimiliki oleh pengusaha yang sudah dikenal dengan sebutan Bakso "Taman Gloria". Tak kalah pentingnya peran keluarga terutama istri yang sangat mendukung, demi kelancaran usaha ini dari sejak belanja, sampai menjadi bakso matang dan siap saji mereka kerjakan bersama-sama.

D.    Bukti / Hasil Wawancara Langsung
1. Mengapa anda memilih bisnis ukm dibidang ini?
Jawab : Karena usaha bakso adalah makan yang paling di gemari oleh orang Indonesia, disamping harga terjangkau butuh keahlian dan resep khusus agar rasa bakso menjadi nikmat dan di gemari oleh orang banyak.
2. Apakah anda mempromosikan usaha anda?
Jawab : saya tidak begitu mempromosikan usaha ini, hanya saja berjualan di depan komplek perumahan Gloria, sebelumnya saya pernah berdagang bakso keliling dan para langganan pun sudah  mengetahui tempat saya biasa mangkal untuk berjualan.
3. Bagaimana dan mengapa anda memilih lokasi ditempat ini?
Jawab : Karena tempatnya strategis dan ramai untuk orang-orang yang sedang berjalan-jalan, para pegawai pulang kerja ataupun mahasiswa.
4. Apakah ada nasihat yang akan anda berikan , bila ada orang lain yang ingin membuka usaha sejenis?
Jawab : Jika memang mau membuka usaha seperti ini, terutama itu harus ulet dalam arti usaha tentu fisik, tenaga mau tidak mau agar usaha ini terus berjalan harus ulet, sungguh-sungguh, kedua harus mampu memberikan pelayanan yang baik, apapun itu segala sesuatunya dilayani dengan ramah.
5. Berapa jumlah uang atau modal  yang anda miliki pada saat membuka usaha dan berapa keuntungan per/hari ?
Jawab : Awal Modalnya Rp. 7.000.000, keuntungan kisaran Rp. 100.000 - Rp. 200.000 per/hari.
6. Darimana anda mendapat modal uang itu?
Jawab : Uang itu modal saya sendiri yang awalnya Rp. 7.000.000  yang sebelumnya saya kumpulkan selama 3 tahun dari hasil dari usaha menjual buah segar di pasar induk.
7. Apakah ada pencatatan dalam usaha bakso ini dari mulai pembelanjaan sampai ke pencatatan hasil keuntungan?
Jawab : Tidak, karena saya berdagang membuat usaha ini untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak terlebih sayapun hanya lulusan SD dan tidak mengetahui cara untuk pembukuan pencatatan hasil usaha.
8. Apakah ada dalam usaha sekarang ini berminat untuk mengembangkanya dengan memiliki cabang atau membuka ruko ?
Jawab : Belum, disamping modal yang sangat terbatas, dan keuntunganya pun belum cukup untuk mewujudkan keinginan tersebut dan terlebih harus merekrut orang untuk menggaji pegawai.
9. Pukul berapa usaha anda di buka dan tutup kembali pukul berapa ?
Jawab : Buka pukul 17.30 sore dan tutup pukul 00.30 terkadang sesuai dagangan yang saya jual.
10. Berapa tarif sewa tempat atau uang keamanan per/hari atau per/bulan dan berapa porsi dalam 1 hari berdagang ?
Jawab : Sewa keamanan per/hari Rp. 10.000 dan untuk perhari menghabiskan kurang lebih kisaran 30-50 mangkok.










 










E.      Kelemahan dan Kelebihan UKM (Usaha Kecil Menengah)
KELEMAHAN UKM :
1.      Jam kerja tidak menentu
2.      Tidak ada pencatatan
3.      Tidak ada perencanaan
4.      Tidak menerapkan prinsip manajemen
5.      Sumber modal terbatas
KELEBIHAN UKM :
1.      Pemilik dapat merangkap sebagai manajer dengan semua fungsi
2.      Dapat menciptakan lapangan kerja yang baik
3.      Fleksibel terhadap fluktuasi (perubahan)
4.      Tidak memerlukan keahlian handal dalam pengelolaan
5.      Bebas menentukan harga/jasa.






BAB III
PENUTUP

A.  Kesimpulan
Dari hasil wawancara yang saya dapatkan bahwa dari ketekunan, kegigihan seseorang serta kesabaran, dapat menghasilkan apa yang ia inginkan sesuai dalam mahfudzot “man jadda wa jada” barangsiapa yang bersungguh-sungguh maka akan berhasil.Merintis usaha itu tidak harus dengan modal besar melainkan dengan kesungguhan dan pengelolaan dengan benar tidak juga berpendidikan tinggi tetapi dengan kemauan keras, serta situasi dan keadaanlah yang membuat seseorang harus mengambil keputusan dan bertindak. Tetapi, akan lebih sempurna seseorang dengan keinginan yang kuat disertai ilmu, dan pengalaman yang cukup akan sangat mendukung untuk usaha yang lebih baik dan lebih maju.
B. Saran
Kepada siapapun yang ingin membuka usaha jangan merasa pesimis dengan modal yang kecil mulailah dari modal yang kecil dan kemauan yang keras serta bermunajat kepada Allah.Kritik dan saran yang mendukung serta membangun penulis harapkan untuk perbaikan penulisan ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peranan Technopreneurship dalam Masyarakat

Nadiem Makarim : Wirausahawan Sukses dalam Negeri

Efek Samping Rokok Elektrik