Dikutip dari meetdoctor.com bahwa FDA (Food and Drug Administration) di Amerika Serikat sudah merilis data dari 18 penelitian mengenai rokok jenis ini. Nikotin cair sintesis yang terkandung di dalamnya ternyata bisa membuat paru-paru teriritasi. Saat rokok diisap, cairan ini akan berubah menjadi carbonyl yang mengakibatkan kanker. Kini, rokok elektrik juga memiliki pengatur suhu sehingga bisa mengatur kadar nikotin. Akan tetapi, semakin tinggi pengaturan suhu, maka semakin banyak pula carbonyl yang diproduksi. Selain itu, jumlah formaldehida akan menyamai rokok biasa. Padahal formaldehida bisa membahayakan paru-paru. Asap buatan pada rokok ini juga akan menimbulkan aerosol yang sangat berisiko bagi kesehatan paru-paru. domain name registrant website domain registration free Bahaya Rokok Elektrik (Vapor) 1. Rokok Terbakar Rokok elektrik merupakan rokok yang menggunakan bantuan baterai untuk memanas elemen yang menjadikan liquid berubah menjadi asap. Apabila arus yang dihasilkan bater...